GOA

Pengertian Gua

Gua adalah suatu lubang di tanah, atau di batuan, atau di gunung yang terbentuk secara alamiah. Jadi bentukan-bentukan seperti gua yang dibuat manusia sebenarnya tidak dapat dikelompokan sebagai gua, tapi lebih tepat sebagai suatu terowongan.

Gua adalah suatu bentukan alam yang umumnya terjadi akibat adanya suatu proses alam yang melubangi batuan. Bisa berbentuk suatu lorong yang panjang, gelap dan berkelok-kelok, tetapi dapat pula sebagai suatu ceruk dalam. Secara umum dikenal terjadi pada dua batuan yang jauh berbeda, yaitu pada batu gamping yang sangat intensif dan luas kejadiannya, dan pada kasus-kasus khusus di aliran lava basalt, tetapi dapat pula terjadi pada semua jenis batuan yang mengalami tingkat abrasi / erosi yang kuat melewati struktur-struktur tertentu.

Gua-gua adalah tempat-tempat yang berbentuk lubang yang dalam pada tanah sisi perbukitan atau dinding batu karang. Gua-gua raksasa di dalam –tanah disebut dengan istilah “caverna”.

Proses terbentuknya gua

Banyak gua-gua terjadi karena penggalian yang disebabkan oleh kekuatan hempasan ombak terhadap dinding batu karang yang terus menerus. Sebagian lagi dari gua-gua itu berada di bawah lapisan permukaan bumi. Gua-gua semacam ini biasanya adalah bekas aliran sungai di bawah tanah yang berhasil mengikis hanyut lapisan batu-batuan yang empuk seperti batu kapur. Yang lainnya lagi terbentuk oleh goncangan gempa gunung berapi yang menggeser lapisan permukaan batu-batuan kulit bumi, atau oleh letusan yang disebabkan lahar panas.

Jenis gua yang paling lain di Amerika Serikat ialah yang terbentuk dengan cara terkikis hanyutnya lapisan batu kapur yang tebal. Proses pengikisan ini dikerjakan oleh aliran air yang mengandung zat karbon dioksida di Indiana, Kentucky, dan Tennessee, dimana terdapat landasan batu-batu kapur yang luas dengan tebal rata-rata 175 kaki, maka bentuk gua di situ adalah sangat besar dan dalam.

Pada sejumlah gua ditemukan lubang atau pintu pada dinding atapnya. Lubang semacam Ini disebut dengan istilah “lubang seng”. Caranya lubang itu berbentuk mula-mula disebabkan oleh karena permukaan tanah itu menampung sejumlah air. Tetapi air itu lama kelamaan meresap ke bawah sehingga membentuk lubang yang dalam. Beberapa gua mempunyai bentuk serambi bertingkat dengan tiang-tiang penunjang atau balok-balok karang dalam keadaan satu menindih yang lainnya. atau balok-balok karang dalam keadaan satu menindih yang lainnya. Tetapi pada banyak gua, setelah gua itu terbentuk, sungai-sungai di bawah tanah itu mengalir terus sampai mendapatkan tingkat lapisan yang lebih rendah, sehingga gua itu ditinggalkan begitu saja oleh aliran sungai itu dalam keadaan kering.

Sering kali terjadi bahwa tetesan air yang jatuh dari atas atap gua itu mengandung sedikit zat kapur atau bahan mineral lainnya. Apabila sebagian dari air itu menguap lenyap, maka sebagian dari pada bahan mineral itu akan tertinggal. Lambat laun bahan-bahan yang mengendap ini membentuk “stalagtite”, yakni sejenis tiang kapur yang menyerupai batu-batuan es berujung tajam, yang menggelantung dari atas permukaan atap gua itu. Air yang jatuh menetes dari stalagtite itu ke atas dasar gua lalu membentuk tiang-tiang batu yang disebut “STALAGMITE”.

About rumah radhen

a girl| 03021994 | palembang, indonesia|

6 responses »

  1. Doreatha Erbst mengatakan:

    I guess I should fill something out when I am here visiting. Many thanks for putting up excellent stuff. It’s asking for just a net web page here whilst I am posting this, so here’s one that I had been just checking out. Get care.

  2. rumahradhen mengatakan:

    oke, thank you for your visit.. if you like shopping, please visit this blog http://radenfashion.wordpress.com/

  3. Octavio Keveth mengatakan:

    I just want to tell you that I’m very new to blogging and certainly liked you’re page. More than likely I’m planning to bookmark your blog post . You really come with perfect articles and reviews. Regards for sharing with us your web site.

  4. theonatumnea mengatakan:

    pUJI TUHAN ALAM SEMESTA INI INDAH, HAI MANUSIA PELIHARALAH ALAM SEMESTA INI DENGAN BAIK , SUPAYA DINIKMATI GENERASI PENERUS AMEN

  5. theonatumnea mengatakan:

    TERPUJILAH ALLAH YG MENCIPTAKAN SEMUA INI UNTUK SEMUA MAKLUK, TINGGAL BAGAIMANA MANUSIA MELINDUNG & MEMELIHARA I EKOSISTMNYA UTK TERUS BERTAHAN, AGAR GENERASI BERIKUTNYA DAPAT MENIKMATINYA

  6. sumoxi mengatakan:

    goa indonesia kebanyakan terjadi secara alamai jadi terlih http://www.traveluxion.web.id/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s