Awalnya terbaca sajak yang gemerlap
Menghibur hidup sekata sekarat
Bungkam namun tetap bertitah
Menyapu enggan kesepian

Berbisik nenelanjangi hawa panas
Bercengkrama mengangguk pada sadarnya
Ia terjebak oleh manisnya permen yang pedas
Sudah terjadi, basah di atas kolam

Tak bersenandung tetap bercacap
Hilang tak jua pergi
Lebih buruk ia berkelana
Biarkan tetap bersama,
Merasakan sekejap peka

About rumah radhen

a girl| 03021994 | palembang, indonesia|

One response »

  1. Ursula Katzner mengatakan:

    I simply want to say I am all new to blogging and truly savored your web page. Likely I’m want to bookmark your blog post . You certainly come with impressive articles. Many thanks for revealing your website.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s