Dia mengarahmu, kau hanya duduk manis
Dia melontarkan “hai”, kau bertabiat manis
Engkau bergurau, ia tertawa
Engkau tersenyum, ia bercanda

Dinding berjalan pada bayangan
Cahaya dinding menyala, engkau tertegun
Dimana gurauanmu ?
Dimana manismu ?
Takkankah bayangan semu menjadi bayangan sembuh ?

Pabila katup darah pun membusuk
Hatiku mulai menggigil
Mencoba dihangatkan cahaya mini sang agung
Akankah bisa terurai ?
Tabung pasir kan menerka ia

About rumah radhen

a girl| 03021994 | palembang, indonesia|

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s