Denting Halkah

Alun-alun berhawakan kelembutan hana
Hab yang terkemuka menjadi poster yang terus bernyanyi
Halimbubu memancarkan halimun dalam benih hati
Akankah ia akan terus berlagu ?

Cakrawala senja pun mengecamkan cabikan diri
Membekukan pusat manusia yang cair
Menatap dan merintih pada takdir yang sunyi
Meluaskan beranda terluar sang pabrik

Akankah ia berbunyi ?
Bernyanyi ?
Menjadi sebuah melodi ?
Ataukah mengalunkan dalam irama yang tersedak ?
Ataukah terbungkuskan menjadi syair nan murni ?
Apakah ia mampu bergerak dalam getarnya ?
Tersayang pada terkasih
Bermimpi terhangatkan kilau syahdu bentuknya

Iklan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s