Telah berlabuh daun teratai putih nan elok

Teroleng teratai itu, tersentuh batu besar terpancar sang surya

Tetap mengalirkan air bening, menancapkan kedamaian

Terhiaskan lukisan permadani teramat megah

 

Disini.. ia masih mengalir

Menanti sosok yang akan mempunyainya

Mengiringi berbagai tanah basah dan retak

Hanya menunggu dan hanyut, ia tetap tergenang

 

Akankah waktu melupakan sang pemilik ?

Ataukah ia yang tak henti bermuara ?

Bisakah ia bagai melihat kaki terjelas, mengejar daun telinga tak tampak ?

Biarlah dunia melengkungkan awan cantik itu

Dan membendungkan arus yang patut dibendung

About rumah radhen

a girl| 03021994 | palembang, indonesia|

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s