Bagai bayang duri membanjiri raga tak mengerti

Terngiang jeritan surga mencekam neraka

Tindakan kecil menenggelamkan tabirmu

Memandang cermin yang tak pasti

 

Aku terus berlari dan bernyanyi

Meski syahdu rindu berlagu membentangi lintang hati

Engkau mencoba menarik parasnya

Takkan goyah ku, kakiku menapakkan bayang kakinya

Walau hentakkan itu engkau coba kikiskan

 

Memandang garis lurus berselimutkan tinta putih

Memaksa tuk tetap melihatnya

kelemahan pun menantimu

Berlalu engkau takkan menyepikan dongeng ini

About rumah radhen

a girl| 03021994 | palembang, indonesia|

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s